digelar ratusan massa yang terafiliasi Forum Suara Masyarakat Lampung (FSML) di kawasan Bundaran Adipura
Suara Masyarakat Lampung (FSML) di kawasan Bundaran
Kedatangan Presiden ketujuh Republik Indonesia Joko Widodo ke Lampung diwarnai aksi penolakan. Sejumlah massa yang didominasi emak-emak melakukan demo saat Jokowi melakukan safari politik di Lampung. Selain menolak kedatangan Jokowi, teriakan “tunjukkan ijazahmu” juga menggema dalam aksi tersebut.
Aksi itu digelar ratusan massa yang terafiliasi Forum Suara Masyarakat Lampung (FSML) di kawasan Bundaran Adipura pada Sabtu, 27 Juni. Massa bahkan sempat mengancam akan melakukan aksi long march untuk menggeruduk lokasi Jokowi menghadiri Rakorda PSI. Koordinator lapangan aksi, Gunawan Parikesit, menegaskan bahwa Bundaran Adipura hanya titik transit konsolidasi, sementara target utama pergerakan massa adalah mendatangi langsung tempat Jokowi.
Teriakan “usir Jokowi” menggema dalam aksi itu sebagai bentuk penolakan terhadap Presiden ketujuh RI. Tak hanya itu, spanduk-spanduk yang terbentang dalam aksi meminta agar Jokowi memperlihatkan ijazahnya. FSML mendesak agar Jokowi menuntaskan segala utang persoalan bangsa di masa lalu ketimbang melakukan konsolidasi politik kepartaian di daerah. Di satu sisi, ratusan personel gabungan dari Polresta Bandar Lampung dan Polda Lampung diterjunkan untuk mengamankan aksi tersebut.
Dalam orasinya, massa menyampaikan keresahan terkait kondisi negeri yang dipimpin oleh seseorang yang menurut mereka belum jelas kemampuannya untuk memimpin negara sebesar ini. Mereka juga menuntut kebenaran disuarakan di panggung tersebut. Situasi di lokasi aksi sempat diwarnai koordinasi antar peserta terkait pengaturan mobil komando dan pengamanan informasi di lapangan.

