Israel Lagi Nih Siap Serang Iran Tanpa Tentangan Persetujuan Amerika Serikat, Warga Iran Tak Gentar!
Amerika Serikat, Warga Iran Tak Gentar!
Bagaimana kabar terbaru yang dikabarkan Israel siap menyerang Iran tanpa persetujuan Amerika Serikat? Kita akan tanyakan langsung kepada warga negara Indonesia yang berada di Iran yang ini bersama dengan Laini Misra. Selamat pagi Mbak Laini. Mbak bisa Anda sampaikan bagaimana respon warga maupun pemerintah Iran terkait pernyataan tersebut Mbak? Silakan.
Iya benar, akhir-akhir ini Israel mengancam Iran hendak menyerang Iran kembali. Namun itu suatu hal yang menjadi bukan suatu tanggapan yang harus benar-benar ditanggapi oleh masyarakat Iran. Masyarakat Iran juga menganggap bahwasanya mereka tidak takut. Kalian pun mengancam ataupun tidak mengancam, kami sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari. Seperti kalian lihat, mungkin dari dulu kalian terus mengancam kami akan mundur, tapi tidak, justru semakin kalian memberi ancaman, respon kami sebagai warga Iran itu semakin kuat. Jadi ancaman itu sebenarnya kekuatan bagi kami untuk membalas. Jadi ketika kalian mengancam, kami sudah siap membalas serangan itu dengan yang lebih kuat dan bertubi-tubi. Kami juga sudah mempersiapkan diri bahwasanya rudal-rudal kami sudah siap untuk membalas serangan, bukan hanya tinggal diam.
Seperti yang kita lihat, masyarakat Iran hingga hari ini masih mengibarkan bendera mendukung pemerintahan di setiap bundaran, khususnya di Tehran. Baru-baru ini juga Amerika sudah mentangguhkan sanksi di sektor ekonomi selama 60 hari. Dalam periode ini juga Iran diizinkan mengekspor minyak dan petrokemia ke pasar global termasuk Amerika. Hal ini juga menjadi tanggapan masyarakat bahwasanya bagi kami ancaman kalian bukan apa-apa, karena Amerika saja sudah mulai takut pada kami dengan mulai menepati janjinya di nota kesepahaman. Walaupun kami tetap tidak percaya pada Amerika karena kami juga tetap mempersiapkan diri siap berperang dan siap melawan Amerika habis-habisan jika sewaktu-waktu mereka melanggar nota kesepahaman ini. Apalagi ancaman yang kalian berikan, Israel berikan kepada Iran, ini bukan hal yang baru bagi kami dan ini bukan hal biasa juga.
Dari masyarakat juga meminta bahwasanya Israel untuk mengakhiri serangan ke Lebanon karena serangan yang hingga kemarin masih dilakukan itu bagian dari nota kesepahaman yang terus dilanggar. Mungkin hingga saat ini kami belum memberikan respon ataupun reaksi terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh Israel di dalam nota kesepahaman, tapi kami tidak akan tinggal diam. Kami akan merespon hal ini secepat mungkin dan kami siap membalas karena militer-militer kami ini jauh lebih siap daripada perang 40 hari sebelumnya. Mungkin perang 40 hari kalian lihat kami tidak memberikan serangan balasan yang dahsyat dan bertubi-tubi, tapi jika hal ini terus kalian lakukan, pelanggaran kepada nota kesepahaman terus kalian lakukan, kami tidak akan tinggal diam dan akan terus membalasnya.
Ya, Mbak Laini, kami ingin mengetahui apa sebenarnya yang paling dikhawatirkan oleh pihak Iran saat ini terhadap perang yang saat ini sedang berlangsung, perdamaian sementara, dan juga ancaman yang tengah ditebar oleh Israel akan menyerang Iran tanpa persetujuan Amerika Serikat? Mbak, apa yang paling dikhawatirkan?
Sebenarnya Iran itu tidak ada hal-hal yang dikhawatirkan ataupun ditakutkan. Seperti yang dilihat bahwasanya hingga hari ini masyarakat Iran menilai bahwa kenapa terjadi nota kesepahaman begitu cepat ditandatangani, itu karena sebenarnya yang ditakutkan atau dikhawatirkan itu Amerika. Karena ketika Iran menutup Selat Hormuz, otomatis kan Amerika sangat takut karena jalur perdagangan dunia telah ditutup. Masyarakat Iran itu tidak pernah takut. Kenapa? Karena sudah seperti yang dilihat, sudah lebih dari 40 tahun mereka diembargo. Jadi tanpa kekuatan luar pun mereka sudah kuat dengan sendirinya. Seperti yang kita lihat, mereka tanpa kekuatan luar pun berani melawan Amerika dan Israel dengan berdiri sendiri.
Jadi hingga hari ini masyarakat Iran pun tidak ada rasa takut. Bisa dilihat dengan setiap malam mereka pawai mendukung pemerintahan dan juga hingga hari ini masih aktif mendaftar untuk menjadi relawan perang dan mereka juga aktif dalam latihan. Jadi masyarakat Iran itu tidak diam di rumah saja, mereka sudah mempersiapkan diri. Sementara itu juga kita lihat kondisi keamanan di Iran hingga hari ini masih diperketat. Aparat keamanan tetap berjaga selama 24 jam di berbagai titik, terutama di Tehran sendiri. Hal ini juga menunjukkan bahwa meskipun situasi relatif lebih tenang, namun tingkat kewaspadaan masih tetap tinggi.
Baru-baru ini Rahbar menyampaikan bahwa Iran menerima tawaran perjanjian damai dari Amerika demi mencegah krisis yang lebih besar di kawasan maupun di dunia. Namun beliau menegaskan bahwa apabila Amerika atau Israel kembali melanggar perjanjian tersebut, Iran akan memberikan respon terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan. Iran juga menegaskan bahwasanya akan melindungi hak-haknya, menjaga keamanan warga, serta menciptakan perdamaian di kawasan. Baik, terima kasih Mbak Laini Misra atas informasi terbaru Anda langsung dari Tehran, Iran. Selamat pagi dan selamat kembali beraktivitas. Baik, terima kasih Mas. Pemirsa, Breaking News akan kembali dengan informasi menarik lainnya. Tetaplah bersama kami.



